Seorang Tua yang Terdampar di Tahun 2008
Juli 14, 2008 by daiichihimeIni kisah nyata..
Berpuluh tahun yang lalu, seorang anak SD memperhatikan seorang penjual kerupuk sekaligus es lilin. Sang anak hafal sekali dengan pria itu, karena hampir tiap hari berjualan di depan sekolahnya. Bapak penjual itu selalu memikul dua wadah raksasa berisi dagangannya. Dia memanggil para pembeli dengan alat sederhana bersuara gemerincing.
Kembali ke tahun 2008..
Si anak SD sudah menjadi seorang pria dewasa sekarang. Telah beristri dan dikaruniai tiga anak. Berpendidikan tinggi, berpenghasilan cukup, dan punya rumah sendiri. Suatu hari, ia ingin membelikan es krim untuk anak-anaknya. Maka, diajaklah ketiga anaknya ke toko es krim. Sementara anak-anak kegirangan memilih es krim, dia melihat seseorang yang tak asing di ujung jalan.
Seperti dejavu tapi ternyata bukan..
Seorang tua sarat keriput memikul dua wadah raksasa tengah berjalan kaki di bawah juluran lidah matahari. Orang yang sama, yang dilihatnya saat SD dulu. Tapi dia lebih bungkuk dan menyedihkan. Wadah raksasa itu sama persis seperti dulu, hanya saja sekarang lebih kusam. Kerincingan itu juga masih digenggam, sambil sesekali digoyangkan oleh tangan rapuhnya. Si tua itu masih saja berjualan makanan yang sama. Dan menempuh perjalanan panjang dengan cara yang sama.
Si anak yang sekarang sudah dewasa itu tercenung. Dirinya yang cuma anak ingusan sudah bermetamorfosis, sedangkan si penjual itu? Tak ada yang tahu.
Mungkin si penjual tak sadar bahwa jaman telah berubah, sementara dirinya terus terjebak dalam jaman purbakala. Dia berjualan kerupuk dengan berjalan kaki di saat penjual kerupuk lain naik sepeda atau sepeda motor. Dia berjualan es lilin saat anak-anak lebih tertarik dengan es krim mahal yang mengiming-imingi hadiah play station. Motor, mobil, orang-orang yang berseliweran pun acuh saja, tak peduli apa yang dia jual.
Apakah dia dulu, saat merapi-rapikan dagangannya, tak sengaja menemukan mesin waktu di sela-sela kerupuk, lalu terlempar ke tahun ini?
Entah bagaimana nasib orang tua itu…
