Flu..oh..flu

April 29, 2009 oleh daiichihime

 

Apa itu flu babi? Kenapa orang-orang pakai masker yang menutupi seluruh hidung mereka? Apa flu babi bisa menyebabkan hidung menyerupai- eh, bercanda ding! Mereka pakai masker karena takut tertular flu.

Jadi teringat sesuatu, nih. Disini orang flu nggak ada yang pakai masker. Yang masih sopan, paling nggak bawa tisu atau sapu tangan. Yang lainnya yah, gitu deh. Apa adanya. Sentrap-sentrup (suara yang timbul saat kita menahan agar tidak meler) di muka umum itu biasa. Anak- anak kecil kalau flu meler terus, dan cuma diusap dengan tangan atau kaus mereka hingga cemong sana-sini. 

Malah waktu jaman sekolah, beberapa anak nggak segan membersit hidung dengan tisu di dalam kelas. Mantap banget suaranya. Huahaha!! Peace, lho buat yang ngerasa! ( saya juga pernah, tapi suer, nggak ada suaranya, kok :D )

 

Waa… IPku??!!

Februari 14, 2009 oleh daiichihime

 

Aku baru aja terima KHS. Glek. Walau sudah tahu dari awal, tapi tetep ada sedikit rasa kaget. Yap, rupanya IPku turun. Jelas aja turun, lha wong nggak belajar. Hehe. 

Rasanya baru kemarin jadi mahasiswa. Masih aja santai-santai kayak anak TK. Nggak tahu kenapa belakangan ini aku berpikiran aneh. Aku merasa seharusnya tidak berada di ruangan besar ber-AC dengan seorang dosen di depan kelas bercuap-cuap membawakan materi kuliah. Kata-katanya pun terdengar asing bagiku. Kayak anak kecil nyasar ke ruang kuliah. Apa aku mengalami kemunduran? Uups.. iya ding. Otak kan memang harusnya dipakai setiap hari.

Hmm, aku dapat selembar kertas tambahan. Laporan kemajuan studi. Yeahh, bukan kemajuan nih tapi kemunduran! Ya sudahlah. Kutulis dengan entengnya nilai-nilaiku dari semester pertama sampe sekarang. Dosen pembimbing nanya soal kemunduran ini tapi aku cuma bisa mesam-mesem gak karuan sambil jawab seadanya. Mana nanyain SMAku. Kan jadi malu. Maklum, SMA favorit. Huah, nggak semua anak SMA favorit itu pandai lho, Pak.

Tapi bingung juga. Kalau IP dikit kayak gini berarti cuma bisa ambil beberapa SKS aja dong. Mana harus ngulang lagi. Fiuuh. Jadi kebayang dengan hasil yang kuterima kelak di akhirat. Bagus apa enggak ya? Sayangnya saat itu tidak ada yang namanya pengulangan untuk memperbaiki kelakuan yang buruk di masa kita hidup. Semoga aku tidak termasuk orang2 yang merugi. Amiin.

Catatan untukku: Harus lebih rajin belajar!!!

Best friends are endangered species

Desember 3, 2008 oleh daiichihime

 

Seseorang menghampiriku beberapa tahun silam. Dia menyapa dengan seraut senyum di wajahnya yang bercahaya. ” Hai, masih ingat padaku?” Begitu katanya. Aku lupa. Siapa dia ini? Akhirnya aku ingat, itupun setelah dia memberitahu huruf depan namanya. Saat itu aku menganggapnya seorang teman yang ramah, karena dia selalu menyapaku saat bertemu. Itu saja.

Tak disangka, aku dipertemukan lagi dengannya. Di sekolah yang sama, di kelas yang sama, di meja yang sama. Dia terlihat sangat senang saat mengetahui bahwa kami sekelas. Dia senang bercerita, dan aku senang mendengar ceritanya. Ternyata dia juga ramah dan simpatik pada semua orang. Semua orang suka padanya.  

Di milis aku menemukan tulisan ini: ” A just Friend expects u to be always there for any help. A best friend is always there, wherever u require any help.”  Dia selalu menolongku di saat aku butuh pertolongan. Bahkan saat aku tidak meminta. Dia memang seorang teman yang baik. Aku ingin menyebutnya sahabat yang baik. Namun apa aku sudah jadi sahabat yang baik untuknya?

Sepertinya belum. Aku sangat menyesal, aku tak tahu bahwa dia pernah terbaring tak sadarkan diri karena suatu musibah. Aku baru tahu saat dia bercerita padaku. ” Aku tidak ingat apa-apa dan siapa saja yang datang menjengukku waktu itu,” ujarnya. Aku tercenung. Sebegitu parahkah? Aku bahkan tidak ada disana saat kamu butuh pertolongan. Tapi kamu tidak mengungkit itu.

Sekarang kami jarang bertemu. Tapi dia masih sering mengirimkan beberapa pesan singkat lewat HP. Mungkin dia tak sadar bahwa pesan-pesan yang dikirimnya itu sangat, sangat membantuku. Aneh. Bagaimana dia bisa tahu?  

Di masa ini, menemukan sahabat yang baik rasanya sulit sekali. Best friends are endangered species. Tapi tidak seluruhnya. Dia dikirim-Nya sebagai perantara pertolongan-Nya padaku. 

Terimakasih..

Jogja = Kota Sepeda (Motor)

November 28, 2008 oleh daiichihime

Sejak jaman dahulu kala, orang tahu bahwa Yogyakarta ( Jogja) dikenal sebagai kota sepeda. Karena semua orang bersepeda kemanapun mereka pergi. Terutama dengan sepeda onthel yang bentuknya unik itu. Tapi keadaan sekarang berbeda total dengan keadaan dulu. Sepeda tergusur oleh sepeda canggih yang lebih menghemat waktu tapi tidak hemat biaya: sepeda motor.

Aku pun tersadar akan kemacetan di Jogja yang sepertinya akan menyaingi kemacetan di ibukota. Rupanya pengendara sepeda motor semakin banyak saja. Sepeda motor buatan Jepang merajai segala kendaraan. Menyemut di jalan raya dan berlimpahan di tempat parkir kantor, kampus, sekolah, mal, hingga pasar tradisional. Terlambat sedikit, pasti kebingungan harus parkir dimana.

Ajakan walikota untuk kembali bersepeda tak digubris. Mungkin banyak alasan seperti tempat kerja jauh, capek, panas, repot, dsb..  Bahkan saat harga BBM naik, sepeda motor tetap saja menderu. Yahh, begitulah hidup  di jaman modern, maunya yang praktis.

Pengendara sepeda memang masih ada. Tapi tersengal-sengal dalam himpitan jutaan sepeda motor. Akankah Jogja berubah julukan?

Kenapa gambarku kayak gini?

November 22, 2008 oleh daiichihime

Aku suka menggambar. Mulai dari gambar gunung dengan matahari bundar jaman TK, sampai sebentuk wajah sederhana hasil mengamati raut wajah orang di sekitarku. Tapi itu sudah berlalu. Entahlah, mungkin karena terlalu sering menonton anime ( アニメ) dan membaca manga (漫画 / まんが)) alias komik Jepang, tanpa disadari otak merekam gaya menggambar serupa dengan itu.

Gaya menggambar yang pertama kali kujadikan acuan adalah Sailormoon. Badan tinggi langsing, leher kecil, dagu dan hidung lancip, mata besar berbinar, rambut berponi sedahi. Sepertinya semua anak perempuan usia SD suka menggambar dengan model begini. Kesannya feminin dan cantik.

335918-sailormoon_small     Tsukino Usagi  – Sailormoon

 

Selang beberapa tahun kemudian, aku mencoba mengikuti gaya Aoyama Gosho gara-gara sering baca Detektif Conan. Memang sulit, karena detailnya cukup banyak. Misalnya pada bagian telinga, telapak tangan, dll lebih dieksplor. Bagian hidung tampak depan bentuknya berbeda dengan tampak samping. Selain itu masih ada beberapa yang sama seperti mata besar, dan rambut yang meskipun variatif lebih sering ditampilkan berponi dan tidak beraturan. (oiya, aku cukup lama mengikuti gaya seperti ini..) 

conan1    Edogawa Conan  – Detective Conan

 

Waktu booming Naruto, aku sudah tidak berminat mengikuti gaya para mangaka lagi. Tapi, berhubung adekku minta digambarin, apa boleh buat.. Disini bentuk mata sudah mendekati aslinya, begitu juga bentuk hidungnya. Tubuh bervariasi, tapi proporsional. Namun tidak semua karakter seperti itu sih..

naruto_0   Uzumaki Naruto – Naruto

 

Gaya menggambar orang Jepang memang unik. Dan setelah kuamati, kelihatannya mereka suka sekali menggambar mata yang besar (padahal orang Jepang bermata sipit). Aneh ya? Tapi itu malah jadi ciri khas. Seluruh penjuru dunia terpengaruh olehnya.

Sekarang aku masih berusaha menggambar sesuai gayaku sendiri, pinginnya yang ‘Indonesia’. Walau setiap kali mencoba, selalu saja tak bisa lepas dari gaya manga. Hiihh.. susah banget!